Struktur Organisasi Gerakan Pramuka

Struktur Organisasi Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka adalah sebuah organisasi kepanduan yang didirikan oleh Bapak Pandu Sedjati Soepomo pada tanggal 14 Agustus 1961. Organisasi ini bertujuan untuk membentuk kepribadian yang berkarakter, mandiri, dan memiliki semangat kebangsaan pada generasi muda Indonesia. Dalam menjalankan kegiatannya, Gerakan Pramuka memiliki struktur organisasi yang terdiri dari beberapa tingkatan.

1. Kwaran

Kwaran adalah singkatan dari Kwartir Ranting, yang merupakan tingkatan terendah dalam struktur organisasi Gerakan Pramuka. Setiap kota atau kabupaten memiliki satu Kwartir Ranting yang bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan kegiatan Pramuka di tingkat kecamatan. Kwartir Ranting dipimpin oleh seorang Kepala Kwartir Ranting (Kwarran) yang dipilih melalui musyawarah.

Di bawah Kepala Kwartir Ranting, terdapat beberapa orang pengurus yang bertanggung jawab dalam mengatur kegiatan Pramuka di tingkat kecamatan. Mereka antara lain adalah Wakil Kepala Kwartir Ranting, Sekretaris Kwartir Ranting, Bendahara Kwartir Ranting, dan beberapa anggota pengurus lainnya.

Kwaran memiliki beberapa satuan Pramuka di bawahnya, seperti regu, gugus depan, dan pasukan. Masing-masing satuan tersebut dipimpin oleh seorang pembina yang bertugas mengarahkan dan membimbing anggota Pramuka di tingkat kecamatan.

2. Kwarcab

Kwarcab merupakan singkatan dari Kwartir Cabang, yang merupakan tingkatan di atas Kwartir Ranting. Kwarcab bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan kegiatan Pramuka di tingkat kabupaten atau kota. Kwarcab dipimpin oleh seorang Kepala Kwartir Cabang yang dipilih melalui musyawarah.

Di bawah Kepala Kwartir Cabang, terdapat beberapa orang pengurus yang bertugas mengatur kegiatan Pramuka di tingkat kabupaten atau kota. Mereka antara lain adalah Wakil Kepala Kwartir Cabang, Sekretaris Kwartir Cabang, Bendahara Kwartir Cabang, dan beberapa anggota pengurus lainnya.

Kwarcab memiliki beberapa Kwartir Ranting di bawahnya. Setiap Kwartir Ranting berada di bawah pengawasan Kwarcab dan melaporkan kegiatannya secara berkala kepada Kwarcab. Kwarcab juga memiliki beberapa satuan Pramuka di bawahnya, yang dipimpin oleh para pembina.

3. Kwarda

Kwarda adalah singkatan dari Kwartir Daerah, yang merupakan tingkatan di atas Kwarcab. Kwarda bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan kegiatan Pramuka di tingkat provinsi. Kwarda dipimpin oleh seorang Kepala Kwartir Daerah yang dipilih melalui musyawarah.

Di bawah Kepala Kwartir Daerah, terdapat beberapa orang pengurus yang bertugas mengatur kegiatan Pramuka di tingkat provinsi. Mereka antara lain adalah Wakil Kepala Kwartir Daerah, Sekretaris Kwartir Daerah, Bendahara Kwartir Daerah, dan beberapa anggota pengurus lainnya.

Kwarda memiliki beberapa Kwarcab di bawahnya. Setiap Kwarcab berada di bawah pengawasan Kwarda dan melaporkan kegiatannya secara berkala kepada Kwarda. Kwarda juga memiliki beberapa satuan Pramuka di bawahnya, yang dipimpin oleh para pembina.

4. Kwarnas

Kwarnas adalah singkatan dari Kwartir Nasional, yang merupakan tingkatan tertinggi dalam struktur organisasi Gerakan Pramuka. Kwarnas bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan kegiatan Pramuka di tingkat nasional. Kwarnas dipimpin oleh seorang Ketua Kwartir Nasional yang dipilih melalui musyawarah.

Di bawah Ketua Kwartir Nasional, terdapat beberapa orang pengurus yang bertugas mengatur kegiatan Pramuka di tingkat nasional. Mereka antara lain adalah Wakil Ketua Kwartir Nasional, Sekretaris Kwartir Nasional, Bendahara Kwartir Nasional, dan beberapa anggota pengurus lainnya.

Kwarnas juga memiliki beberapa Kwarda di bawahnya. Setiap Kwarda berada di bawah pengawasan Kwarnas dan melaporkan kegiatannya secara berkala kepada Kwarnas. Kwarnas juga memiliki beberapa satuan Pramuka di bawahnya, yang dipimpin oleh para pembina.

Kesimpulan

Struktur organisasi Gerakan Pramuka terdiri dari beberapa tingkatan, mulai dari Kwaran sebagai tingkatan terendah hingga Kwarnas sebagai tingkatan tertinggi. Setiap tingkatan memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dalam mengkoordinasikan kegiatan Pramuka di tingkat yang mereka pimpin. Dengan adanya struktur organisasi yang jelas, diharapkan Gerakan Pramuka dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuannya dalam membentuk generasi muda Indonesia yang tangguh dan berkarakter.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Pemasangan Atribut Pramuka

Tanda Pengenal Pramuka Penggalang: Mengenal Lebih Dekat

Topi Pramuka Siaga Putra: Simbol Identitas Pramuka Muda